Set Top Box

14 September 2013 at 9:39 am 12 comments

http://pick.naver.jp/febrisupriadi/2137912499339151906

Gambar di sebelah adalah gambar set top box yang saye bawak balik dari TELKOM, “gratis!!”

Set Top Box atau sering disingkat STB Usee TV Cable bise kite sebut dengan “decoder”, karena dari perangkat inilah gambar dan suara disalurkan ke tipi rumah kite.

Dalam kotak STB ini, sudah dilengkapi dengan :
– STB
– Remote
– Baterai A3 (AAA) = 2 buah
– Kabel AV 1 set
– Kabel LAN (straight-through)

Di rumah, setelah kite sambungkan dengan SPEEDY yang sudah diaktivasi layanan Usee TV Cable-nye, STB tadek sebagai penyambong antare modem speedy dan tipi. Hidupkan, dan masukkan passwordnya : 6321.
Ingat 6321, dan kemudian pilih/tekan OK.

Entry filed under: bebahase melayu sambas, Komunikasi, Umum. Tags: , , , , .

Usee Tv Cable, produk multimedia baru yang “bile jak dimane jak” Setting Modem dan STB Usee TV Cable

12 Comments Add your own

  • 1. NoviAryani (@ipittt__)  |  27 November 2013 at 10:40 am

    pakk..novi mintak nilai standar Line Rate dgn Attainable Rate …..

    sm yg ini pakkk ” Parameter yang digunakan untuk melakukan pengukuran pada kualitas gambar adalah :
    a. Throughput adalah tingkat rata-rata pengiriman pesan yang berhasil melalui saluran komunikasi.
    b. MDI-DF (Media Delivery Index – Delay Factor) adalah berapa milidetik data yang harus ditampung oleh buffer untuk mengatasi jitter.
    c. MDI-MLR (Median Delivery Index – Median Lost Rate) jumlah paket yang hilang atau juga datang tidak berurutan setiap detik. Jika MLR lebih besar dari 0 maka akan terjadi paket loss. Maka kualiatas gambar akan menurun dan menghasilkan gambar yang rusak.
    d. IP-Jitter adalah perbedaan waktu dari paket yang diterima dibandingkan dengan urutan waktu pada saat paket dikirimkan.
    e. IP-Loss adalah nilai dari besaran paket IP yang hilang. Untuk setiap IP memiliki tujuh paket untuk dikirimkan. Untuk satu paket IP yang hilang berarti tujuh paket yang hilang (MLR) dalam satu paket IP. “

    Reply
    • 2. pakussubukitbatu  |  29 November 2013 at 8:58 am

      satu-satu ya…

      Line Attenuation (Redaman pada Jalur)
      Makin RENDAH makin BAIK
      00,0 dB ~ 19,99 dB = Outstanding (bagus sekali)
      20,0 dB ~ 29,99 dB = Excellent (bagus)
      30,0 dB ~ 39,99 dB = Very good (baik)
      40,0 dB ~ 49,99 dB = Good (cukup)
      50,0 dB ~ 59,99 dB = Poor (buruk) • Kemungkinan akan timbul masalah jaringan speedy tidak lancar, dsb.
      60,0 dB ~ ke atas = Bad (amburadul) • Pasti akan timbul banyak gangguan jaringan speedy (sinyal hilang, tidak bisa connect, dsb).

      Reply
      • 3. pakussubukitbatu  |  29 November 2013 at 9:11 am

        ups…Line Rate ya?
        oklah begini, Line Rate bisa diartikan sebagai kecepatan jalur koneksi jaringan saat download dan upload
        Kecepatan ini didapat sesuai paket yang diambil oleh pelanggan. Pada layanan speedy misalnya, jika pelanggan berlangganan paket 1M maka pada jaringan pelanggan akan mendapat linerate Down Stream maksimal 1024kbps dan Up Stream maksimal 256kbps.

        Kabar gembiranya, saat ini TELKOM memberikan tambahan sampai 50% dari paket yg diambil pelanggan!

    • 4. pakussubukitbatu  |  29 November 2013 at 9:16 am

      sedangkan Attainable Rate : yaitu parameter yang menentukan seberapa kesanggupan jaringan kabel menyalurkan data (bandwidth maksimal yang mampu disalurkan).
      Ukuran ini bisa dipakai untuk pelanggan melakukan upgrade paket layanan yang diambilnya, jika AR>LR

      Reply
    • 6. pakussubukitbatu  |  29 November 2013 at 8:53 am

      kalo masalah ini kan no problem, baca deh secara lengkap beritanya😉

      Reply
  • 7. NoviAryani (@ipittt__)  |  29 November 2013 at 9:57 am

    pak novi mau mintak tampilan software embassy..dengan bagaimana cara ngukur SNR, Line Rate, attenuation, attainable rate

    dengan daftar 10 pelanggan useetv dipontianak..

    kirim ke email novi aja pak.. nophy_ophy@yahoo.com

    Reply
  • 8. NoviAryani (@ipittt__)  |  3 December 2013 at 10:06 am

    pak useetv cable itu kan katanya merupakan teknologi iptv.. pak saya minta tolong jelaskan bagaimana iptv bekerja pada useetv cable sehingga bisa menampilkan gambar pada tv

    Reply
    • 9. pakussubukitbatu  |  27 March 2015 at 8:52 am

      Wah Novi…kayaknya sudah selesai ya tulisannya?

      Reply
  • 10. wahyu  |  18 February 2014 at 9:11 pm

    apa bisa UseeTV dipararel? dari modem or STB?

    Reply
    • 11. pakussubukitbatu  |  27 March 2015 at 8:51 am

      mas wahyu…maaf sangat telat menjawabnya.
      bisa.
      1.dengan register tambahan stb ke-2, sehingga username menjadi usernamelama02. ada tambahan angka “02” dibelakangnya dengan password yg sama. STB ke-2 ini nyoloknya ke port modem juga.
      2. paralel dengan kabel vid audionya…tapi ini gak asyikk, karena gak customize jadinya.

      Reply
    • 12. pakussubukitbatu  |  16 May 2016 at 7:04 am

      Secara prinsip bisa, tetapi hanya mengikuti siaran useetv yang sama. Sebaiknya tambah STB saja.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Penulis di Blog-ku

Twitt saye…

Komentar Pengunjungku

Arsip Tulisan

Kalender

September 2013
M T W T F S S
« Mar    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

RSS Infokom

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 145,483 hits

Web Hosting Gratis

Free Website Hosting

%d bloggers like this: