Integritas Paling Mendasar

29 June 2010 at 10:57 am Leave a comment

Telah bisa disimpulkan bahwa integritas pribadi adalah awal bagaimana integritas secara keseluruhan bisa dimulai. Mulai dari diri sendiri. Dan fondasi paling mendasar dalam membangun sebuah bangun integritas yang kokoh adalah integritas terhadap keyakinan.

Bagaimana memulai membangun integritas, setidaknya ada 3 (tiga) hal yang harus dilakukan dengan niat kuat untuk mengaktualisasikannya adalah:

1. Secara full sadar untuk berlaku jujur. Jujur dalam berfikir, jujur dalam mengambil keputusan dan jujur dalam bertindak tentunya. Harus mampu bertahan dalam kebenaran, apapun konsekuensinya dan mampu menahan diri dari apapun yang mungkin dapat menggoyahkan pendiriannya.

2. Memaintenance, memelihara agar dalam setiap gerak kehidupan adalah untuk mendukung segala bentuk kebenaran berdasarkan ajaran keyakinan. Seorang pecundang yang suka berbohong saja tidak senang jika ia dibohongi, maka bersikap bijak dengan berlaku jujur saja pada orang lain akan mengundang orang lain menjadi lebih toleran dalam arti yang sesungguhnya.

3. Membangun kejujuran dan kebenaran secara tegas dari sanubari untuk mengatur setiap aspek kehidupan. Memelihara Bangunan Integritas dan Saling Percaya Semua kita yakin bahwa seseorang yang memiliki integritas tinggi akan memiliki nilai jual tinggi dalam sebuah organisasi. Dan menjadi seorang yang jujur pun telah menjadi keinginan setiap pribadi walau ternyata ia harus berlaku yang sebaliknya. Rasa curiga berlebihan membuat seseorang berlaku tidak jujur dengan kekhawatiran ia akan dicurangi. Hingga muaranya adalah rasa saling percaya. Karena tanpa rasa saling percaya (dalam bahasa lain disebut sebagai trust) maka semua ikatan yang telah dibangun dengan susah payah akan hancur berantakan tanpa sisa, tetapi sebaliknya jika dipelihara dan dikembangkan akan mampu menjadi sebuah potensi untuk menciptakan sukses tak tertandingi dan kemakmuran dalam setiap dimensi kehidupan. Jadi penting untuk disimpulkan adalah bahwa integritas yang telah dibangun harus tetap dipelihara dari semua kemungkinan yang berpotensi merusak hubungan dan ikatan didalamnya yang pada akhirnya merusak pula rasa percaya, timbul berbagai macam persoalan dalam organisasi dan hubungan industrial, terjadinya kekacauan yang tak terkendali, terjadinya kecemasan karyawan, terjadinya penolakan-penolakan dan akhirnya meledaklah sebuah bom frustasi yang akan menjadikan sejarah terakhir berdirinya sebuah bangun integritas.

Sebelum semua itu terjadi dan menjadi tinggal kenangan, maka berubahlah!

Perubahan menuntut adanya 5 (lima) hal sekaligus : Visi, Skill, Insentif, Resource dan Action Plan.

Bila anda sebagai karyawan hanya dituntut untuk bekerja dan bekerja, bergerak merespon semua yang ada. Pekerjaan dirasakan cepat selesai dan tampak cerdas maka ketahuilah pemimpin anda belum memiliki visi yang kuat, anda kacau. Akan terjadi kekacauan. Pekerjaan sama sekali tidak effisien walau terkadang efektif juga.

Visi yang kuat adalah visi yang bisa dimengerti, menuntut pendalaman dan pemahaman dalam konteks organisasi secara keseluruhan. Pastinya, kita dituntut memiliki skill, pengetahuan yang memadai atau lebih dari sekedar memadai agar dalam setiap melakukan pekerjaan tidak dilingkupi rasa cemas yang berlebihan. Sebelum rasa cemas berkembang luas, lihatlah anak-anak dari kecemasan itu sendiri, stress, rumor, gossip, amarah dan luapan kekesalan yang dimunculkan kepermukaan. Maka visi yang kuat harus didukung dengan peningkatan skill yang memadai pula. Jangan ragu, fasilitas ada, kesempatan banyak, mari kita gunakan secara full dan bertanggungjawab.

Insentif berbanding lurus dengan kinerja individu. Semakin baik kinerja yang kita tampilkan maka insentif secara teratur akan kita terima setiap periodenya. Karena dari sisi perusahaan, insentif yang baik akan mengurangi penolakan-penolakan yang bakal muncul sebagai akibat kurangnya perhatian atas prestasi karyawan. Penolakan itu sendiri secara umum mampu menghentikan pergerakan perusahaan yang sedang berkembang.

Jangan terlambat untuk melakukan perubahan. Perubahan yang telat karena baru dilakukan ketika penjualan merosot tajam, penurunan pendapatan secara kontinyu, asset mengkerut, cash flow negatif, organisasi sudah tidak berdaya lagi dan pada akhirnya karena merasa frustasi karyawan pun exit! Jangan tunggu sampai semua resource bergerak turun! Lakukan sekarang.

Jangan kita gagal! Kegagalan akan terjadi karena kita tidak mau atau tidak mampu membuat rencana secara tertulis, menyeluruh, lengkap terperinci dengan sasaran jumlah, waktu dan resource yang dibutuhkan. SKI, sasaran kinerja individu boleh kita jadikan sebagai sebuah rencana strategis yang dibuat berdasarkan kondisi real dengan merujuk rencana perusahaan atau atasan secara konkrit.

Entry filed under: Manajemen Side. Tags: , , .

Integritas dan trust terhadap kepemimpinan Wacana Koin Pemda Sambas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Penulis di Blog-ku

Twitt saye…

Tulisan Terakhir

Komentar Pengunjungku

Arsip Tulisan

Kalender

June 2010
M T W T F S S
« May   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

RSS Infokom

  • ApplePay Eror, Pengguna Bayar Double 23 October 2014
    Baru saja dirilis, ApplePay sudah menuai masalah. Beberapa nasabah Bank of America dilaporkan terkena biaya ganda ketika bertransaksi dengan sistem pembayaran mobile terbaru Apple tersebut.
  • Mengorek Rahasia Busa Ajaib di Toughbook 23 October 2014
    Sebagai device yang tahan banting, Toughbook dan Toughpad tentu punya rahasia tersendiri. Panasonic berkenan membeberkan sedikit rahasia bagaimana keduanya dapat begitu tangguh.
  • Xiaomi Tampik Tudingan Mata-mata India 23 October 2014
    Seiring ekspansinya merambah global, Xiaomi harus menghadapi isu keamanan dan privasi di sejumlah negara, salah satunya India. Negeri Bollywood ini mengeluarkan peringatan berkaitan dengan ponsel Xiaomi.
  • Ponsel Nexus dari Generasi ke Generasi 23 October 2014
    Google telah merilis generasi terbaru ponselnya yang diberi nama Nexus 6. Arti dari nama tersebut sendiri mewakili generasi ponsel Nexus yang kini telah masuk generasi keenam. Nah, bagaimana bila Nexus 6 dijajarkan dengan ponsel Nexus dari generasi pertama hingga terakhir?
  • Cegah Mata-mata, Xiaomi Pindahkan Data ke Luar China 23 October 2014
    Xiaomi memindahkan data konsumen dan platform internetnya ke server mereka yang berlokasi di luar China. Langkah ini dilakukan satu bulan setelah Xiaomi meminta maaf berkaitan dengan isu privasi.

Blog Stats

  • 47,534 hits

Web Hosting Gratis

Free Website Hosting

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: