Bangkit itu…!!!
27 May 2008
Entah sudah berapa kali puisi ini dilantun dengan sangat piawai dan pasti akan sangat menggugah semangat! Anakku, Ihsan yang akan duduk di kelas 3 tahun depan, InsyaAllah – juga sangat antusias dan penuh perhatian dikala puisi ini ditayangkan. Namun,…kata-kata yang terus dihafalkannya adalah bait terakhir dari puisi itu ….Bangkit itu, aku… untuk Indonesiaku!!! katanya sambil berpaling seolah ia mengatakan aku sudah hafal dan tidak mengekor kata-kata sang aktor Deddy Mizwar. Deddy Mizwar, si Nagabonar Sang Presiden dan aktor religius dalam Para Pencari Tuhan dan Kiamat Sudah Dekat ( 2 serial sinetron teve yang paling digemari keluargaku) itu lahir 5 Maret 1955 di Jakarta memang luar biasa, sulit mencari padanannya. Kita dibuat terperangah mendengar dan menanti kata-kata yang keluar dari mulutnya yang bersuara berat tersebut. Berikut petikan puisi Bangkit Itu… maaf bila ada keliru menuliskan ekpresi nasionalisme sang tokoh
Bangkit itu …Susah!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Bangkit itu … Takut!
Takut untuk korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya
Bangkit itu … Malu!
Malu menjadi benalu
Malu minta melulu
Bangkit itu …Marah!
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu …Mencuri!
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Bangkit itu …Tidak ada!
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa
Bangkit itu …aku
untuk Indonesiaku
Luluh rasanya hati ini mendengar dan meresapi bait terakhir,…apalah yang sudah ku perbuat untuk Indonesiaku ini? Apa pun,…. merah putih dan jiwa nasionalisme tetap terpatri kuat di jiwa ini!
Ayoo!..Bangkit Indonesiaku
Yuk!… Bangkit Indonesiaku
Boh!… Bangkit Indonesiaku
Entry Filed under: Khazanah Budaya, Umum. Tags: Add new tag, bangkit, deddy mizwar, indonesia.
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed






1.
sasha | 27 May 2008 at 8:10 pm
emang kueren abis… pertama kali dengar aku merinding di bwtnya. Dan menggugah rasa nasionalisme ku… Bangkit itu AKU untuk INDONESIAKU….
2.
pakussubukitbatu | 28 May 2008 at 6:22 pm
Semoga bisa menambah gairah kenasionalismean kita dalam berkiprah mengisi hal-hal terbaik bagi nusa bangsa ini, walau itu terlihat kecil dan nyaris tak terlihat…
hehehe koq bingung ya…